Panen Perdana Demplot Padi Sawah TEKAD 2025 di Poma Berjalan Sukses
Poma, Desa Denatana Timur, 3 Juni 2026 — Kelompok Demplot Padi Sawah Muzi Sama, penerima bantuan dana Program TEKAD Tahun 2025, melaksanakan panen perdana di lokasi persawahan Aeledhu, Kampung Poma, Desa Denatana Timur, Kecamatan Wolomeze. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kelompok dalam mengembangkan usaha tani padi sawah serta meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kepala Bidang UED Dinas BPMD-PP Kabupaten Ngada menyampaikan apresiasi atas keberhasilan kelompok dalam mengelola demplot hingga memasuki tahap panen perdana. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak boleh berhenti hanya sebagai kegiatan perdana.
“Setelah ada tanam perdana dan kini panen perdana, kegiatan ini tidak boleh berhenti pada kata perdana saja. Kelompok harus tetap eksis, menjaga kerja sama yang baik antara pengurus dan anggota, sehingga hasil yang diperoleh dapat dikelola dan dibagikan secara adil. Sebagian hasil juga perlu disisihkan sebagai persiapan untuk musim tanam berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Korkab Program TEKAD Kabupaten Ngada menyampaikan rasa bangga atas capaian kelompok yang telah berhasil melaksanakan panen perdana dengan baik.
“Panen perdana hari ini sangat luar biasa karena turut dihadiri oleh dinas teknis. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan adanya dukungan dan perhatian terhadap pengembangan pertanian yang didukung melalui Program TEKAD,” ungkapnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ngada yang telah menerapkan program ini di desa kami. Semoga ke depan kami dapat memperoleh bantuan serupa untuk meningkatkan produktivitas kelompok dan para petani di Desa Denatana Timur,” katanya.
Kepala BPP Kecamatan Wolomeze menjelaskan bahwa berdasarkan hasil ubinan yang telah dilakukan pada lokasi demplot padi sawah tersebut, secara teknis produktivitas lahan menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan.
“Dari hasil ubinan yang dilakukan, untuk luas areal satu hektare diperkirakan dapat menghasilkan padi kering gabah sekitar 6 hingga 7 ton. Ini menunjukkan bahwa pengelolaan demplot telah berjalan dengan baik dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan,” jelasnya.
Ketua Kelompok Muzi Sama juga menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak selama proses budidaya berlangsung.
“Kami berharap pendampingan dari PPL tetap berlanjut agar kemampuan anggota kelompok semakin meningkat. Selain itu, kami juga berharap ke depan dapat memperoleh tambahan areal pertanian sehingga usaha tani yang kami jalankan dapat berkembang lebih baik,” tuturnya.
Keberhasilan panen perdana ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan Program TEKAD Tahun 2025 mampu mendorong peningkatan kapasitas kelompok tani serta membuka peluang bagi pengembangan pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan di Desa Denatana Timur. Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang kuat, Kelompok Muzi Sama diharapkan terus berkembang dan menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya di Kecamatan Wolomeze.
(ADM)

Komentar
Posting Komentar